BELAJAR PEMROGRAMAN
1.1 Pengenalan Algoritma
Apakah yang dimaksud dengan ALGORITMA, yakni berarti SOLUSI. Ketika orang berbicara mengenai algoritma dibidang pemrograman, maka yang dimaksud adalah solusi dari suatu masalah yang harus dipecahkan dengan menggunakan komputer. Algoritrma harus dibuat secara runut agar komputer mengerti dan mampu mengeksekusinya. Analisis kasus sangat dibutuhkan dalam membuat sebuah algoritma, misalnya proses apa aja yang sekiranya dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang harus diselesaikan.
1.2 Pengenalan Pemrograman
Apa yang sebenarnya disebut sebagai program, program adalah algoritma ditambah dengan struktur data. Apa yang disebut struktur data adalah tempat tatanan penyimpanan data yang dibutuhkan program pada komputer. Jika manusia mempunyai otak untuk menyim.pan data, maka komputer juga membutuhkan tempat untuk menyimpan data yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan tempat penyimpanan data pada komputer memiliki kemampuan yang amat terbatas jika dibandingkan dengan otak manusia, maka diperlukan sebuah tatanan atau struktur agar data yang disimpan medah diakses.
Belajar pemrograman berarti belajar membuat strategi penyelesaian masalah, bukan berarti belajar bahasa pemrograman, bahasa pemrograman adalah alat untuk mempelajari pembuatan programya.
Program komputer tersusun atas urutan instruksi yang dijalankan oleh komputer. Untuk membuat program maka yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah instruksi yang nantinya akan dijalankan oleh komputer. Proses menentukan instruksi-instruksi untuk menyelesaikan sebuah proses pada komputer itulah yang disimpan didalam sebuah file dengan ekstensi sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan, misalnya .cpp untuk bahasa pemrograman C++ dan .java untuk pemrograman Java. File program dapat dibuat dengan menggunakan program editor untuk membuat program.
Setelah kode program dibuat, dibutuhkansebuah perangkat lunak yang dinamakan compiler untuk membaca kode program dan mengubah kode-kode program tersebut menjadi bahasa mesin yang dapat dimengerti dan dijalankan komputer atau ada juga yang disebut interpreter, dalam hal ini file yang dijalan komputer biasanya bukan menggunakan file eksekusi (.exe).
Compiler atau interpreter membaca sebuah program secara terurut, dan akan melakukan loncatan pembacaan kode jika syarat sebuah blok kode tidak dipenuhi.
Pada aplikasinya sebuah program dapat terus dikembangkanuntuk menambah fungsi-fungsi yang ada, misalnya sebuah sistem operasi Windows dikembangkan oleh Microsoft, program ini dikembangkan oleh banyak orang dan juga belum tentu merupakan program yang besar dan sekiranya akan dikembangkan banyak orang, sangat penting adanya dokumentasi mengenai program yang dibuat agar ide program dengan bahasa manusia yang tertuang dalam kode program tidak menguap begitu saja.
1.2.1 Pengenalan Bahasa Pemrograman C++
Bahasa pemrograman C++ adalah pengembangan dari bahasa pemrograman C sebagai pendahulunya. Bahasa pemrograman C++ telah mendukung pemrograman berorientasi objek seperti halnya bahasa pemrograman Java. Semua library yang ada pada bahasa C telah tercakup dalam bahasa C++.
Bahasa pemrograman C++ masuk dalam kategori bahasa pemrograman level tengah (Middle Level ) yang berarti merupakan campuran elemen bahasa pemrograman level tinggi (highest level) dan bahasa pemrograman level rendah (lowest level).
Jenis- jenisnya sbb :
Jenis Bahasa Pemrograman Contoh Bahasa Pemrograman
Level Tinggi (highest level) Ada, Modula-2, Pascal, Cobol, Fortran, Basic
Level Tengah (Middle Level ) Java, C++, C, Forth
Level Rendah (lowest level) Macro-Assembler. Assembler
Level bahasa pemrograman ditentukan dengan adanya pengaksesan sistem komputer dengan bahasa pemrograman yang dilakukan. Misalnya bahasa pemrograman level rendah seperti assembler cara kerjanya lebih dekat dengan sistem komputer yang ada pada dasarnya hanya dapat mengeksekusi byte yang berisi angka 0 dan 1. Begitu pula dengan pengecekan pada program saat Runtime, semakin rendah level bahasa , maka pengecekan error pada saat program dijalankan akan semakin terbatas, sehingga tidak jarang tiba-tiba terjadi hang saja. Akan tetapi bukan berarti yang level tinggi lebih tanggu, karena lebih kompleks tidak selalu tangguh.
Bahasa pemrograman C++ merupakan bahasa pemrograman yang bersifat case sensitif yang artinya tulisan yang menggunakan huruf besar dan huruf kecil diartikan berbeda oleh compiler, misalnya penulisan “printf” mempunyai arti yang berbeda dengan “Printf”.


No comments:
Post a Comment